I La Galigo
September 10, 2026Calon Arang
September 12, 2026Putri Junjung Buih adalah legenda dari tanah Banjar, Kalimantan Selatan, tentang seorang putri yang muncul dari buih sungai dan kemudian dipercaya menjadi cikal bakal kepemimpinan di Kerajaan Banjar. Karena diwariskan secara lisan, kisah ini hadir dalam beberapa versi.
Kerajaan yang menanti pemimpin
Alkisah, sebuah kerajaan di tepi sungai belum memiliki pemimpin yang layak. Patih Lambung Mangkurat, pejabat yang setia dan bijaksana, merasa bertanggung jawab atas masa depan negeri itu. Ia memutuskan untuk bertapa memohon petunjuk.
Dalam banyak versi, sang patih bertapa dengan cara berendam di sungai selama beberapa hari tanpa makan dan minum. Ia berdoa agar negerinya diberi seorang pemimpin yang membawa kesejahteraan.
Putri yang muncul dari buih
Pada suatu hari, di permukaan sungai terlihat buih yang membesar dan bercahaya. Dari dalam buih itu muncul seorang putri yang sangat cantik dan berwibawa. Karena ia muncul dari buih yang terapung, ia dinamai Putri Junjung Buih.
Sang patih bersujud penuh hormat, dan putri itu bersedia memimpin. Namun ia mengajukan syarat. Ia meminta dibuatkan sebuah istana yang indah, serta kain tenun dan selimut yang harus dikerjakan oleh banyak penenun dalam waktu yang singkat.
Syarat yang dipenuhi bersama
Syarat itu terdengar mustahil, tetapi Patih Lambung Mangkurat tidak menyerah. Ia mengumpulkan para pengrajin dan penenun terbaik. Rakyat pun bergotong royong mewujudkannya. Pekerjaan itu selesai tepat waktu, dan sang putri melihat bahwa rakyat bersatu dan sungguh-sungguh menyambut pemimpinnya.
Dari legenda ke sejarah lisan
Putri Junjung Buih kemudian naik takhta dan memerintah dengan adil. Dalam sejumlah versi, ia dikisahkan menikah dengan seorang pangeran dari seberang laut, dan dari keturunan mereka berkembang kerajaan di tanah Banjar.
Kisah ini dipercaya mencerminkan kenyataan bahwa perempuan pernah memegang peran penting dalam kepemimpinan masyarakat Banjar. Sungai pun digambarkan bukan sekadar jalur perjalanan, tetapi sumber kehidupan dan asal-usul para pemimpin.
Makna di balik kisah
Legenda ini mengajarkan dua hal. Pertama, pemimpin yang baik lahir dari kesungguhan dan doa yang tulus untuk kebaikan rakyat. Kedua, pekerjaan yang tampak mustahil dapat diselesaikan bila semua orang bergotong royong.
Karena kisah ini hidup dalam tradisi lisan, nama tokoh dan urutan peristiwanya dapat berbeda di setiap daerah dan setiap penutur.
